Socotra Pulau Dajjal, Tempat Aneh di Timur Tengah

Socotra Pulau Dajjal, Beberapa warganet meyakini Socotra adalah tempat persembunyian atau pulau dari makhluk Dajal. Oleh karena itu, Socotra adalah tempat unik diduga pulau Dajjal dirantai.

Sabrina adalah seorang traveler yang membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Socotra.

Meski menunjukkan keindahan di Socotra, tetap ada warganet yang memberikan komentar dengan menyebutnya sebagai Pulau Dajal. Bahkan ada yang mengaku takut dan bertanya apakah penggunggah bertemu makhluk  tersebut di sana.

Padahal, tidak ada literatur Islam yang menyebutkan dengan jelas lokasi kemunculan makhluk Dajal. Lalu, di mana itu Socotra dan seperti apa keunikannya?

Letak Socotra

Dilansir dari Welcome to Socotra, Kepulauan Socotra terletak di Samudra Hindia antara Semenanjung Arab dan Tanduk Afrika yang terletak sekitar 240 km timur Cape Guardafui (Somalia) dan sekitar 380 km selatan Ras Fartak, Yaman.

Pulau Socotra, Abd Al-Kuri, Samha, dan Darsa membentuk Kepulauan Socotra yang menjadi bagian dari Republik Yaman.

Sekitar 60.000 orang diperkirakan tinggal di sana, dengan agama mayoritas Islam.

Belum ada penjelasan pasti mengenai asal kata Socotra. Namun, banyak orang percaya bahwa itu berasal dari istilah Sansekerta \”dvipa sukhadhara\” yang secara harfiah berarti \”pulau kebahagiaan\”.

Kemungkinan lain, nama ini berasal dari kata \”souk\” dari bahasa Arab yang berarti \”pasar\” dan \”qotra\” yang berarti \”jatuh\”, mengacu pada kemenyan yang menetes.

Sementara orang Yunani Kuno menyebutnya Dioscorida.

Pulau ini memiliki panjang sekitar 132 km dan lebar 49 km dengan luas total 3.796 km persegi.

Secara topografi, Socotra dapat dibagi menjadi tiga zona utama, yaitu dataran pantai, dataran tinggi kapur, dan pegunungan Hagghier.

Wilayah ini memiliki iklim semi-gurun dengan suhu rata-rata lebih dari 25 derajat.

Keanekagaraman Socotra

Socotra merupakan wilayah konservasi keanekaragaman hayati karena memiliki flora dan fauna yang sangat kaya dan berbeda.

Pulau ini menjadi rumah bagi 825 spesies tanaman. Sebanyak 308 di antaranya adalah endemik atau tidak ditemukan di tempat lain di Bumi.

Sementara itu, NDTV memberitakan, 90 persen spesies reptil dan 95 persen spesies siput darat berada di pulau ini.

Selain itu, setidaknya ada 192 spesies burung di pulau ini, termasuk beberapa spesies yang terancam punah.

Keunikan Socotra

Socotra sering mengalami kondisi panas ekstrem dan banjir besar. Kondisi ini membuat flora dan fauna beradaptasi dengan cuaca.

Selain itu, karena lokasinya terpencil, tumbuhan dan hewan yang berada di pulau ini akan terisolasi dan berevolusi sehingga menimbulkan keanehan.

Pohon darah naga (Dracaena cinnabari) merupakan simbol utama pulau ini. Pohon tersebut terlihat seperti payung dengan cabang-cabang kecil yang menyatu.

Pohon ini adalah sumber damar berwarna merah yang digunakan dalam obat-obatan dan pewarna tradisional.

Di Socotra, juga hidup berbagai hewan endemik. Contohnya, burung warbler, kormoran, dan burung matahari khas Socotra serta burung hering Mesir.

Ada juga kepiting hantu, kepiting batu kapur Socotra, dan penyu tempayan yang termasuk hewan langka di sini.

Biota laut Socotra juga beragam, yakni 253 spesies karang pembentuk terumbu, 730 spesies ikan pesisir, serta 300 spesies kepiting, lobster, dan udang.

Berkat keanekaragamannya, UNESCO menetapkan Socotra sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2008.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Share Post