Mengenal Gentle Parenting dan Keuntungan dari Itu

Gentle parenting juga dikenal sebagai metode pengasuhan anak yang lembut. Anak-anak belajar untuk bekerja sama satu sama lain dalam keluarga dengan gaya pengasuhan ini.
Tanpa menyalahkan atau menghukum anak, orang tua mengajarkan mereka rasa empati, kasih sayang, dan hormat.

Menurut situs Parents, pengasuhan kolaboratif antara anak dan orang tua juga dikenal sebagai perenting halus. Dengan mengontrol dan menghukum anak, orangtua tidak boleh memaksa mereka melakukan sesuatu. tidak menggunakan strategi hubungan baik, komunikasi, dan kebebasan.

Elemen Gentle Parenting

Gentle Parenting

Empaty: Menurut Choosing Therapy, empati diperlukan untuk membantu anak-anak berkembang menjadi lebih otonom, sosio-emosional, kognitif, dan fisik. Orang tua dapat menunjukkan empati melalui kasih sayang mereka dan interaksi yang mereka lakukan setiap hari.

Ketika anak-anak melihat orang tua mereka menunjukkan empati, mereka cenderung lebih mudah belajar dan meniru perilaku orang tua mereka. Pengasuhan yang empati membantu membangun harga diri anak, mengatur emosi yang dirasakan, menghormati, dan memvalidasi emosi.

Memahami: komponen ini menawarkan pola pengasuhan yang terbuka dan pengertian satu sama lain, yang memungkinkan anak untuk sadar dan memahami setiap perilakunya.

Misalnya, orangtua dapat membuat tempat yang aman bagi anak-anak untuk berpikir tentang konsekuensi dari melempar sesuatu saat mereka kesal. Ini mengajarkan anak-anak tentang waktu, sabar, dan proses, yang semuanya berkontribusi pada perilaku yang lebih baik.

Batasan Sehat: Menciptakan parameter konsistensi dan menekankan batasan yang sehat bagi anak-anak melalui perenting yang lembut. Misalnya, orang tua menasihati anak untuk menghindari melempar sesuatu ketika mereka kesal. Jika harapan ini tidak terpenuhi, pelajari kemampuan anak dan cari tahu mengapa dia tidak menghormati batasan.

Ketika anak kesulitan menghormati suatu batasan yang sudah ditetapkan, beritahu mereka tentang konsekuensi yang mungkin terjadi dan keuntungan yang akan dia dapatkan jika dia berhasil menghormati batasan tersebut.

Menghormati: Menghormati sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Ini membangun hubungan yang aman antara orang tua dan anak, serta antara orang lain dan anak.

Agar anak cepat memahami hormat, orangtua harus menerapkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari mereka. Berbicara kepada anak dan orang lain dengan cara yang ramah, sopan, dan lembut, serta menghargai dan memvalidasi perasaan anak untuk menumbuhkan rasa timbal balik dan empati.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Share Post